BORNEONEWS, Palangka Raya - Adanya efisiensi anggaran dilingkungan pemerintahan, Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mendorong pemerintah setempat untuk memastikan dana beasiswa tidak tersendat, terutama bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
"Beasiswa bagi siswa tidak mampu tidak boleh tersendat, karena pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Palangka Raya," katanya, Jumat 14 Maret 2025.
Menurutnya, banyak siswa dari keluarga kurang mampu bergantung pada beasiswa untuk melanjutkan pendidikan. Jika anggaran tersendat, siswa bisa terancam tidak dapat melanjutkan sekolah.
Untuk itu, ia mendorong adanya akses pendidikan yang terjamin bagi generasi muda untuk pembangunan daerah. Dan efisiensi anggaran ini tidak berdampak signifikan dalam bidang pendidikan.
"Kami juga meminta dana beasiswa harus tepat sasaran tidak ada penyalahgunaan anggaran, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh siswa yang membutuhkan," tegasnya.
Ia juga menambahkan, adanya investasi pada pendidikan akan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mempercepat pembangunan daerah.
"DPRD Palangka Raya dari Komisi III terus mengawal kebijakan ini agar pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah," pungkasnya. (MARINI/H)









