BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tautan atau link mencurigakan yang beredar di internet.
Imbauan ini dikeluarkan menyusul maraknya penyebaran link berbahaya yang dapat mengarah pada malware atau situs judi online. Kepala DiskominfoSP Palangka Raya, Saipullah, menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat dalam menghadapi ancaman ini.
Saipullah menjelaskan bahwa link berbahaya tersebut seringkali disamarkan dengan berbagai cara agar terlihat meyakinkan. Link tersebut dapat disebar melalui berbagai platform, seperti pesan singkat (SMS), pesan instan (WhatsApp), media sosial, dan email.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak sembarangan mengklik link yang tidak dikenal atau berasal dari sumber yang tidak terpercaya.
"Jangan mudah tergiur dengan iming-iming hadiah atau keuntungan yang dijanjikan melalui link tersebut, sebagian besar link berbahaya tersebut bertujuan untuk mencuri data pribadi, menginstal malware di perangkat, atau mengarahkan pengguna ke situs judi online yang ilegal." katanya, Sabtu, 15 Maret 2025.
Ia menambahkan bahwa kerugian yang ditimbulkan dapat sangat besar, baik secara finansial maupun non-finansial.
Malware yang terinstal di perangkat dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari kerusakan data hingga pencurian informasi penting seperti nomor rekening bank dan password.
Situs judi online ilegal juga dapat merugikan pengguna secara finansial, karena seringkali melibatkan praktik penipuan dan kecurangan, oleh karena itu, kewaspadaan dan kehati-hatian sangat diperlukan.
DiskominfoSP Palangka Raya terus berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat melalui berbagai program edukasi. Mereka berharap agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan internet dan mampu mengenali serta menghindari link berbahaya. Pentingnya edukasi ini untuk melindungi masyarakat dari kejahatan siber yang semakin canggih.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa keaslian link sebelum mengkliknya. Periksa alamat website dengan teliti, cari informasi tentang website tersebut, dan jangan ragu untuk melaporkan link mencurigakan kepada pihak berwajib.
"Dengan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital, masyarakat dapat melindungi diri dari ancaman kejahatan siber," pungkasnya. (PATHUR/H)









