BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas menggelar kegiatan Pasraman bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Hindu.
Kegiatan ini untuk memperdalam ajaran agama serta memperkuat nilai spiritualitas dan moralitas WBP selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter WBP agar lebih baik.
"Kami berkomitmen memberikan hak beribadah bagi seluruh WBP, termasuk melalui kegiatan Pasraman ini, agar mereka dapat memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan kesadaran spiritual," ujarnya, Sabtu, 15 Maret 2025.
Dalam kegiatan ini, WBP mendapatkan bimbingan dari tokoh agama Hindu setempat, mencakup pembelajaran kitab suci, filsafat Hindu, serta praktik ibadah seperti puja dan sembahyang.
Para peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena dapat memperkuat iman dan membentuk sikap lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya Pasraman di Rutan Kapuas, diharapkan WBP dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih bermakna dan memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pembinaan yang tidak hanya bersifat hukum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan bagi WBP. (DODI/r)









