SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Gedung Expo Sampit yang lama terbengkalai direncanakan mulai difungsikan pada 2 Mei 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Rencana ini muncul setelah rapat antara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotawaringin Timur, Fahrujiansyah, dengan UMKM Harati serta organisasi kepemudaan.

Fahrujiansyah mengatakan, pihaknya telah berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotim dan Polda terkait pemanfaatan Gedung Expo. Namun, karena tidak ada alokasi anggaran dari APBD, pemanfaatan awal gedung akan dilakukan secara swadaya.

"Semangat saja agar gedung ini tidak terbengkalai. Ini kan sudah menjadi investasi daerah, sayang kalau tidak dimanfaatkan. Kita lakukan perbaikan semampunya tanpa anggaran daerah," ujar Fahrujiansyah, Sabtu, 15 Maret 2025.

Gedung Expo Sampit yang berada di dekan Voli Indoor Stadion 29 Nopember saat ini kondisinya memprihatinkan. Akses jalan sulit dan bangunan bocor disertai genangan air muncul dilantai.

Bangunan tersebut terbengkalai sejak dibangun karena menjadi objek perkara tindak pidana korupsi. 

Rencananya Gedung Expo Sampit akan digunakan untuk berbagai kegiatan memperingati hari pendidikan dan bazar UMKM.

Saat ini tim masih menyiapkan paparan untuk disampaikan kepada Bupati Kotim guna mendapatkan dukungan lebih lanjut.

"Rencana ada kegiatan tanggal 2 Mei hari pendidikan dan bazar UMKM serta kegiatan kepemudahana. Ini masih menyiapkan pakai paparan ke Bupati," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)