BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menanggapi kehadiran Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di bumi habaring hurung.
"Saat ini ramai Satgas Garuda PKH sudah masuk di Kotim. Mungkin saja diantara Kecamatan ini ada Koperasi plasma yang nanti terkendala karena proses penertiban yang dilakukan oleh di daerah ini," kata Halikinnor, Minggu, 16 Maret 2025.
Lanjutnya, pihaknya akan melakukan rapat khusus pada Senin,17 Maret di Palangka raya dengan seluruh tim Satgas. Lalu pada Selasa nanti Kotim akan dikunjungi oleh TNI dan Kabareskrim beserta seluruh jajarannya. Kurang lebih akan ada 37 Jenderal yang datang ke Sampit untuk melihat penegakan hukum tentang kehutanan yang ada di daerah ini.
"Mudah-mudahan dengan adanya ini akan berdampak khususnya pada masyarakat penerima plasma," ujarnya.
Dengan penertiban yang tegas dari pemerintah pusat, perusahaan diharapkan melaksanakan kewajibannya terutama realisasi plasma 20 persen dan program CSR yang belum dilaksanakan maksimal.
Halikinnor berharap, dengan penegakan hukum tersebut hak-hak masyarakat dan hak-hak daerah yang selama ini belum diterima secara maksimal bisa diperbaiki dan dimaksimalkan kedepannya. (DEWI PATMALASARI)









