JAKARTA –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Provinsi Kalimantan Selatan bertekad mengangkat prestasi triathlon usai bergabung menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalsel.

"Kami berharap FTI Kalsel dapat membawa harum nama Banua, khususnya dalam event nasional maupun internasional," kata Ketua FTI Provinsi Kalimantan Selatan Budiono di Banjarmasin, Minggu.

Budiono bersyukur FTI Kalimantan Selatan bergabung dalam KONI provinsi sehingga triatlon Kalimantan Selatan berprestasi pada tingkat nasional dan internasional. 

"Kami akan berkoordinasi dengan KONI Tanah Laut untuk memastikan triathlon bisa dipertandingkan pada Porprov (Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut) mendatang, sebagaimana harapan dan teman-teman FTI Kalsel dari kabupaten/kota," tutur Budiono.

Setelah FTI menjadi anggota KONI Kalimantan Selatan, diharapkan triatlon berkembang pesat dan berkontribusi besar bagi dunia olahraga provinsi "Bumi Lambung Mangkurat". 

Sementara itu, Kepala Bidang Organisasi KONI Provinsi Kalimantan Selatan Haris Makkie menuturkan FTI Provinsi Kalimantan Selatan bergabung menjadi anggota KONI setelah mendapat dukungan penuh dari 55 cabang olahraga di Kalimantan Selatan.

"Hal ini menandai tonggak penting bagi perkembangan olahraga triathlon di daerah," ucap Haris.

Haris mengharapkan prestasi FTI provinsi menunjukkan prestasi yang kompetitif sehingga tidak mengecewakan setelah melakukan upaya besar bergabung sebagai anggota KONI.

Terkait mekanisme keikutsertaan triathlon pada Porprov Tanah Laut, Haris menegaskan meskipun sudah ada diskusi dan persiapan, keputusan  mempertandingkan atau tidak cabang olahraga ini akan ditentukan melalui negosiasi dengan tuan rumah yang berwewenang menentukan cabang yang akan dipertandingkan. 

"Namun, sesuai dengan ketentuan di Olimpiade, Asian Games, SEA Games, dan PON, triathlon merupakan salah satu cabang yang wajib dipertandingkan," tutup Haris.

ANTARA