BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mencegah penimbunan gas elpiji 3 kilogram.
Tantawi Jauhari menilai bahwa, praktik penimbunan gas elpiji bisa mengganggu ketersediaan dan distribusi gas elpiji. "Penimbunan berpotensi menaikkan harga dan mengakibatkan kelangkaan yang merugikan konsumen," katanya, Minggu, 16 Maret 2025.
Oleh karena itu, ia meminta Pemko Palangka Raya terus melakukan tindakan pengawasan dan sidak guna memastikan distribusi gas elpiji berjalan secara adil dan merata.
"Sidak dan pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah praktik-praktik tidak sehat dan menjamin stabilitas pasokan gas elpiji di Palangka Raya," tuturnya.
--page
Ia berharap, saat hari besar keagamaan maupun hari biasa, masyarakat tetap mendapatkan akses dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan yang memadai. (MARINI/Y)









