BORNEONEWS, Palangka Raya – Perseteruan antara seorang penyanyi berinisial B (25) dan pemilik salon kecantikan berinisial M (37) di Palangka Raya yang bermula dari masalah rambut extension akhirnya berakhir damai.
Perseteruan yang sempat memanas di media sosial ini berhasil diselesaikan melalui mediasi yang dilakukan oleh Ipda Shamsuddin, atau yang akrab disapa Cak Sam, Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng.
Perseteruan berawal dari Desember 2024 terkait pemasangan rambut extension. Meskipun sempat mereda di Januari dan Februari 2025 karena keduanya saling memblokir di media sosial dan WhatsApp, pertengkaran kembali muncul di Maret 2025.
M salah paham setelah mendapatkan informasi yang tidak benar dari orang lain mengenai status WhatsApp B, lalu membuat status di Facebook yang menyindir B dan kembali mengungkit masalah lama.
Merasa keberatan dengan status sindiran M, B kemudian mengadu kepada Cak Sam untuk mencari solusi.
--page
"Kami Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng menjembatani pertemuan keduanya untuk dilakukan pembinaan dan mediasi," katanya, Senin, 17 Maret 2025.
Usai mediasi, akhirnya B dan M menyadari kesalahan masing-masing. Keduanya pun saling meminta maaf diiringi isak tangis haru, menandai berakhirnya perseteruan yang telah berlangsung beberapa bulan.
Mediasi ini menjadi contoh bagaimana penyelesaian konflik di media sosial dapat dilakukan dengan cara yang damai dan konstruktif.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari penyebaran informasi yang tidak benar.
"Saling memahami dan berkomunikasi dengan baik dapat mencegah terjadinya konflik yang tidak perlu," pungkasnya. (PATHUR/Y)









