BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebuah video yang viral di TikTok memperlihatkan aksi diduga penjarahan buah sawit di lahan PT BJAP yang masuk dalam Best Agro Group.
Video yang diunggah di TikTok akun Joko S sejak dua hari lalu itu telah ditonton lebih dari 51 ribu mendapat suka 1180 dan komentar 65. Di Video itu tampak berjejer pikap dengan muatan penuh tandan buah segar sawit. Joko S, atau pemilik akun menjawab pertanyaan dari komentar menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi di BPAP 3.
Menanggapi hal tersebut Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji menyatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan dan pencarian informasi lebih lanjut terkait waktu dan lokasi kejadian.
"Kita cek dan cari informasi dulu ya terkait di mana dan kapan kejadiannya, nanti akan kita sampaikan informasi lebih lanjutnya," janji Erlan, Senin, 17 Maret 2025.
Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng Junaidi yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak untuk mengatasi masalah penjarahan sawit.
Kerja sama tersebut melibatkan perusahaan, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mencegah gangguan produksi sawit.
"Jangan sampai penjarahan sawit ini mengganggu produksi sawit," tegas Junai.
Ia menambahkan, kejadian ini harus segera ditangani oleh pemerintah daerah untuk mencegah dampak negatif yang lebih luas.
Legislator dari Partai Demokrat ini khawatir penjarahan sawit dapat mengganggu iklim investasi di Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dan tepat untuk menyelesaikan masalah ini dan memberikan rasa aman bagi investor.
Kejadian ini menjadi sorotan karena berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan mengganggu perekonomian daerah.
"Langkah cepat dan tegas dari pihak berwenang diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang dan menjaga stabilitas sektor perkebunan sawit di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/j)









