BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus berupaya membekali warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan melalui program bimbingan kerja (Bimker).
Berbagai kegiatan pelatihan diselenggarakan, seperti bengkel, kerajinan tangan, serta pelatihan di bidang pertanian.
Program ini bertujuan agar WBP memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan untuk meningkatkan kualitas hidup para WBP.
“Kami ingin memberikan bekal keterampilan yang berguna bagi mereka. Dengan pelatihan ini, WBP dapat memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan atau berwirausaha setelah bebas,” ujarnya, Senin, 17 Maret 2025.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah bengkel, di mana WBP dilatih dalam keterampilan perbengkelan.
Selain itu, mereka juga diajarkan membuat berbagai produk kerajinan tangan, seperti miniature mobil. Hasil dari kegiatan ini bahkan mulai dipasarkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan WBP.
Rutan Kapuas berkomitmen untuk terus mengembangkan program Bimker dengan menggandeng berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pelatihan.
"Diharapkan, dengan adanya pembinaan ini, WBP dapat lebih siap menghadapi kehidupan setelah masa hukuman mereka berakhir," pungkasnya. (DODI/H)









