BORNEONEWS,Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengalami peningkatan jumlah penduduk yang cukup signifikan dalam setahun terakhir. Berdasarkan data proyeksi penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim, jumlah penduduk pada tahun 2024 mencapai 448.180 jiwa, meningkat 4.821 jiwa dibandingkan tahun 2023 sebesar 443.359 jiwa.
"Peningkatan tersebut juga ditandai dengan masih tingginya angka kelahiran, terlihat dari komposisi penduduk usia 0-4 tahun yang mencapai 8,41 persen. Kotim sendiri merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Kalimantan Tengah," kata Kepala BPS Kotim, Eddy Surahman, Selasa, 18 Maret 2025.
Ia menjelaskan dari segi jenis kelamin, penduduk laki-laki mendominasi dengan jumlah 231.400 jiwa atau 51,63 persen dibandingkan perempuan dengan presentasi 48,37 persen.
Rasio jenis kelamin mencapai 107, artinya setiap 100 perempuan terdapat 107 laki-laki. Laju pertumbuhan penduduk Kotim pada tahun 2024 tercatat sebesar 1,18 persen.
"Distribusi penduduk di Kotim juga tidak merata. Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menjadi kecamatan terpadat dengan 23,51 persen dari total penduduk dan kepadatan 145 jiwa per kilometer persegi," ucapnya.
--page
Sebaliknya, Kecamatan Tualan Hulu memiliki jumlah penduduk paling sedikit, hanya 1,76 persen dari total penduduk dan kepadatan 7 jiwa per kilometer persegi.
Sementara struktur usia penduduk menunjukkan dominasi penduduk usia produktif 15-64 tahun sebesar 71,11 persen. Namun, angka beban ketergantungan cukup tinggi, yaitu 40,62 persen. Artinya, 100 penduduk produktif menanggung beban hidup sekitar 40-41 penduduk tidak produktif yaitu sia 0-14 tahun dan 65 tahun ke atas.
"Kondisi ini menjadi perhatian mengingat besarnya proporsi penduduk yang bergantung pada penduduk produktif. Pemerintah daerah perlu memperhatikan hal ini dalam perencanaan pembangunan ke depan, khususnya dalam menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan lapangan kerja," ungkapnya. (DEVIANA/Y)









