BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah menyatakan komitmen penuh dalam memberantas aksi premanisme, khususnya yang berkedok organisasi masyarakat (Ormas) dan mengganggu iklim investasi di wilayah hukumnya. Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Polda Kalteng siap mendukung program pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif. Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden dalam memberantas premanisme di seluruh Indonesia. Kabidhumas menegaskan kesiapan Polda Kalteng dan jajarannya untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang merugikan masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi.
Untuk mendukung upaya tersebut, Polda Kalteng akan membentuk tim khusus yang bertugas menangani kasus premanisme. Tim ini akan berkoordinasi dengan TNI, tokoh masyarakat, dan instansi pemerintah terkait untuk melakukan operasi dan penindakan secara terintegrasi. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemberantasan premanisme.
Selain membentuk tim khusus, Polda Kalteng juga membuka saluran pelaporan bagi masyarakat yang menjadi korban atau mengetahui aksi premanisme.
"Masyarakat dapat melapor melalui Hotline 110 atau langsung ke Polda Kalteng dan Polres jajaran. Kerahasiaan identitas pelapor dijamin sepenuhnya oleh pihak kepolisian," katanya, Selasa, 18 Maret 2025.
--page
Sebagai bentuk pengawasan internal, Polda Kalteng juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh personel Polri. Oknum anggota Polri yang terbukti terlibat dalam aksi premanisme akan dijatuhi sanksi tegas, mulai dari sanksi disiplin, sidang etik, hingga proses pidana umum sesuai dengan hukum yang berlaku.
Dengan langkah-langkah komprehensif tersebut, Polda Kalteng berharap dapat menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif di Kalimantan Tengah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
"Polda Kalteng mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas premanisme demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/y)









