PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I membidangi Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, menyoroti pengelolaan ekosistem terutama dalam aspek kebersihan lingkungan dan pelestarian lahan gambut perlu dilakukan pembenahan.

Hal ini sejalan dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti membuang sampah pada aliran air. Kemudian, pelestarian lahan gambut yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalisir perubahan iklim, namun sering terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Untuk itu harus dilakukan pembenahan. Dan saya mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan fasilitas yang ada, seperti bank sampah, untuk mengelola sampah dengan lebih efektif. Serta saat musim kemarau tiba lahan gambut dijaga, jangan melakukan pembakaran lahan atau membuang puting rokok sembarangan," katanya, Selasa, 18 Maret 2025.

Melalui perhatian terhadap kebersihan lingkungan dan pentingnya pelestarian lahan gambut, diharapkannya masyarakat dan Pemerintah Kota Palangka Raya dapat bekerja sama dalam menjaga ekosistem wilayah setempat demi terciptanya kota cantik yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

"Pemerintah kota harus melakukan edukasi mengenai dampak buruk sampah terhadap lingkungan dan kesehatan harus diperkuat melalui sosialisasi di sekolah, komunitas, dan media sosial. Begitu juga cara menjaga gambut agar aktivitas yang dapat merusak ekosistemnya, seperti pembakaran lahan ilegal dan penebangan hutan tanpa izin dilakukan pencegahan dan penindakan tegas bagi pelanggar," tuturnya.

Ia berharap dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait, pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan dapat diwujudkan guna menjaga Palangka Raya tetap bersih dan lestari. 

"Pengelolaan ekosistem di Palangka Raya, terutama dalam aspek kebersihan lingkungan dan pelestarian lahan gambut, menjadi perhatian penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat," pungkasnya. (MARINI/H)