TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Rada Karuniani, istri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, secara resmi menutup turnamen biliar Adi Garoe Nine Ball Cup di Cafe 179 Tamiang Layang, Rabu, 19 Maret 2025. Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari ini memperebutkan piala bergilir Adi Mula Nakalelu, yang akrab disapa Adi Garoe.

Penutupan turnamen tersebut dihadiri oleh Ketua Pengkab Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Barito Timur Hendroyono, Ketua Karang Taruna Barito Timur Ariwaratanu, Sekretaris KNPI Barito Timur Supawardani A Batur serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rada menyampaikan permohonan maaf dari Adi Mula Nakalelu yang berhalangan hadir untuk menutup secara langsung turnamen tersebut. Ia juga menekankan pentingnya ajang ini dalam membangun semangat para atlet biliar di Barito Timur.

"Beliau berharap turnamen ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda agar terus mengembangkan bakatnya dan melahirkan atlet-atlet biliar berbakat serta berprestasi di Barito Timur," ujar Rada.

Ia kemudian mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap prestasi yang diraih bisa menjadi inspirasi bagi komunitas biliar setempat.

--page

"Bagi yang belum berhasil meraih kemenangan, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan tetap semangat karena kesempatan akan selalu terbuka di masa depan," pesannya.

Tak lupa, Rada mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyelenggarakan turnamen dengan lancar serta mengapresiasi para wasit yang bertugas secara profesional.

"Saya berterima kasih kepada seluruh panitia dan wasit yang telah memastikan turnamen ini berjalan sportif dan sukses," tambahnya.

Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Barito Timur, Hendroyono, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen, terutama kepada Adi Mula Nakalelu yang telah mendukung penuh kegiatan ini.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada 64 peserta yang telah berpartisipasi. Kemampuan mereka luar biasa, dan turnamen ini berlangsung dengan baik meskipun cuaca sempat kurang bersahabat," ujarnya.

Hendroyono menambahkan bahwa POBSI Barito Timur akan terus mengadakan berbagai turnamen demi meningkatkan pengalaman bertanding para atlet, khususnya sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026.

--page

"Target kita di Porprov 2026 adalah medali emas. Itu harga mati, dan kami optimistis bisa mencapainya," tegasnya.

Turnamen Adi Garoe Nine Ball Cup menjadi bukti bahwa olahraga biliar semakin berkembang di Barito Timur. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan kompetisi serupa dapat terus digelar guna mencetak atlet-atlet biliar berprestasi di tingkat daerah maupun nasional. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)