BORNEONEWS, Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Operasi Ketupat Telabang 2025 untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menyatakan operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 26 Maret 2025.
Operasi Ketupat Telabang 2025 melibatkan kekuatan besar, yaitu 1864 personel gabungan. Sebanyak 838 personel berasal dari Polda Kalteng dan jajaran Polres, sedangkan 1026 personel lainnya berasal dari instansi terkait.
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda Kalteng telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan. Terdapat 48 pos pengamanan, 25 pos pengamanan khusus, 14 pos pelayanan, dan 9 pos terpadu yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Tengah. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat kegiatan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
Tujuan utama Operasi Ketupat Telabang 2025 adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri.
"Operasi ini juga bertujuan untuk menjaga Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di seluruh wilayah Kalimantan Tengah," Kamis, 20 Maret 2025.
Dengan kekuatan personel dan pos pengamanan yang telah disiapkan, Polda Kalteng optimis dapat mengamankan perayaan Ramadan dan Idul Fitri dengan baik. Operasi ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan khusyuk dan tenang.
Irjen Pol Iwan Kurniawan berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Kerjasama yang baik antara personel Polda Kalteng dan instansi terkait sangat penting untuk keberhasilan Operasi Ketupat Telabang 2025.
"Polda Kalteng berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Tengah selama bulan Ramadan dan Idul Fitri," pungkasnya. (PATHUR/H)









