BORNEONEWS, Palangka Raya - GERAK lagu Belkaga murid SD mengawali acara puncak peringatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) yang dipusatkan di taman Kota Kuala Kurun, tepatnya di samping Sungai Kahayan, Senin (3/10/2016). Acara tersebut dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek .
Pelaksanaan Pencanangan Belkaga dilakukan di Kabupaten Gunung Mas karena kabupaten ini adalah daerah endemis kaki gajah dan tahun ini baru mulai melakukan program eliminasi kaki gajah. Dengan demikian, tahun 2020, diharapkan Kab. Gunung Mas akan dapat eliminasi kaki gajah.
Menkes menyebut beberapa daerah di Kalteng telah melaksanakan program eliminasi, bahkan Kabupaten Kotawaringin Barat sudah menyelesaikan tahapan eliminasi pada 2016 ini. Untuk itu, atas keberhasilannya, Menkes memberikan sertifikat eliminasi filariasis kepada perwakilan Kotawaringin Barat yang hadir pada pencanangan Belkaga di Gunung Mas ini.
Selain Kab. Kotawaringin Barat, Menkes juga memberikan serifikat kepada tiga kabupaten yang telah menyelesikan tahapan eliminasi, yaitu Kab. Kolaka Utara dan Kab. Bombana (Sulawesi Tenggara), serta Kita Bogor (Jawa Barat).
Usai pencangan Belkaga, Menkes, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Bupati dan Walikota, serta para pejabat yang hadir minum obat filariasis bersama 1000 warga yang Gunung Mas. (RZ/*)








