BORNEONEWS, Palangka Raya - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalteng menggelar pasar murah dan bakti sosial.
Acara ini diadakan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
Sebanyak 600 paket sembako murah, disediakan untuk masyarakat yang telah mendapatkan kupon sebelumnya.Setiap paket bisa ditebus dengan harga Rp 100.000, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Yang berisi Beras premium 5 kg, Minyak goreng 1 liter, Gula pasir 1 kg, tepung terigu 1 kg, Kopi 350 gram, Teh celup 1 kotak, Sarden kaleng (2 kaleng), dan Susu kental manis (1 kaleng).
Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kejati Kalteng pada Kamis, 20 Maret 2025 itu disambut antusias masyarakat.
Selain itu, Kejati Kalteng juga menyalurkan 400 paket sembako gratis, kepada korban terdampak banjir dan beberapa panti asuhan di Kota Palangka Raya.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Dr. Undang Mugopal, S.H., M.Hum, yang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial Kejati Kalteng terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang hari raya.
Hal senada disampaikan juga oleh, Ketua IAD Wilayah Kalteng, Ny. Dessy Undang Mugopal, juga menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Kejati Kalteng dengan masyarakat serta memberikan bantuan nyata bagi warga yang kurang mampu dan terdampak bencana.
"Adanya program sosial dan pasar murah seperti ini bisa terus berlanjut untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang," katanya.
Pasar murah terselenggara atas kerja sama dengan Bulog Provinsi Kalteng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalteng, Pupuk Indonesia, Bank Mandiri, dan Ditjen PSP Kementan.
"Selain paket sembako, pasar murah ini juga menjual berbagai kebutuhan pokok lain seperti telur, sayur-sayuran, bumbu dapur, dan kue kering dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar," tutupnya. (MARINI/j)









