SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Bandara H Asan Sampit membuka posko pelayanan arus mudik dan balik lebaran mulai 21 Maret hingga 11 April 2025. Posko ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan udara bagi para pemudik.

"Posko ini bekerja sama dengan TNI, Polres Kotim, AirNav, BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotim, serta Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Sampit," kata Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara H Asan Sampit, Tedy Rachmajadi R, Jumat, 21 Maret 2025.

Lanjutnya, lonjakan penumpang telah terjadi sejak awal bulan Ramadan. Penerbangan dari Sampit ke Surabaya dan Sampit ke Jakarta selalu penuh dengan kapasitas 130 penumpang per penerbangan.

"Terutama untuk rute Sampit-Surabaya, dengan jumlah penumpang minimal 80 orang per penerbangan," ujarnya. 

Adapun rute penerbangan reguler dari Bandara H Asan Sampit periode 15 maret 2025 hingga April 2025 yaitu Sampit-Jakarta PP setiap hari, Sampit-Semarang PP terjadwal Selasa, Kamis, Sabtu, serta Sampit-Surabaya PP Senin, Rabu, Jumat, Minggu.

Akibat lonjakan penumpang, juga terdapat penambahan penerbangan (extra flight) untuk rute Sampit-Surabaya PP pada 4, 11, 18 dan 19 Maret 2025.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan manajer station Nam Air untuk extra flight ke Semarang, namun masih menunggu kesiapan armada dari pusat," kata Tedy Rachmajadi.

Berdasarkan data dari Unit Informasi Bandara H Asan Sampit, dalam tujuh hari sebelum posko dibuka, tercatat jumlah penumpang datang 992 orang dan jumlah penumpang berangkat 1.672 orang. Jumlah tersebut berdasarkan 4 kali penerbangan dalam sehari yang terdiri dari 2 kedatangan dan 2 keberangkatan. 

Sementara itu, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sampit, dr. I Gusti Ayu Agung Darmawati, memastikan bahwa petugas kesehatan siap siaga selama posko berlangsung. Bahkan pihaknya akan menambah personel selama arus mudik dan balik.

“Persiapan khusus ada, tetapi memang rutinitas ada petugas kami yang tetap siaga yang melaksanakan tugas pokok dan fungsi di balai kekarantinaan. Terkait adanya arus mudik dan balik kita menambah personel,” ujar Darmawati. (DEWI PATMALASARI/H)