PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2025, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mengambil berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan jumlah penumpang.

General Manager Bandara Tjilik Riwut, PT Angkasa Pura Indonesia, Mohamad Adiwiyatno menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiapan operasional, termasuk penambahan personel dan optimalisasi layanan di terminal.

"Kami memprediksi lonjakan penumpang sekitar 15 persen selama periode angkutan Lebaran, dengan puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada 28 Maret dan H+6 Lebaran," ujar Adiwiyatno di Palangka Raya, Jumat, 21 Maret 2025.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak bandara telah menyiapkan tambahan jadwal penerbangan dan menyesuaikan operasional di berbagai fasilitas utama.

“Selain rute reguler ke Jakarta, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Balikpapan, ada penambahan rute sementara ke Makassar, Lombok, dan Denpasar guna memenuhi permintaan tinggi pada masa mudik,” jelasnya.

Adiwiyatno juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal mengingat lonjakan permintaan tiket pesawat, terutama pada rute utama seperti Surabaya dan Jakarta.

"Beberapa penerbangan sudah penuh. Sebagian penumpang bahkan harus mengambil rute alternatif seperti ke Jakarta melalui Surabaya atau sebaliknya," tambahnya.

Dengan penambahan fasilitas dan penguatan koordinasi antarinstansi, Bandara Tjilik Riwut berkomitmen menjaga kelancaran arus penumpang serta memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik. (HERMAWAN DP/R)