PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia atau Apkasindo secara resmi dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau PPN/Kepala Bappenas RI, Prof Rachmat Pambudy, di Jakarta.

Dalam pembukaan acara yang digelar pada Selasa ini, Prof Rachmat memberikan apresiasi tinggi terhadap Apkasindo sebagai salah satu organisasi petani terbesar di dunia.

Dalam sambutannya, Prof Rachmat menekankan pentingnya peran Apkasindo dalam mendukung pemerintah sebagai mitra strategis. Organisasi ini tidak hanya mengelola salah satu komoditas unggulan Indonesia, yakni kelapa sawit, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap sektor pertanian dan perekonomian nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas mengungkapkan kepeduliannya terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani sawit. Dalam kesempatan tersebut, Prof Rachmat membagikan pengalaman pribadinya yang membuktikan komitmen pemerintah dalam merespon keluhan petani sawit.

"Saat mengetahui persoalan petani sawit dari Pak Gulat Manurung, saya langsung sampaikan dan tanpa menunggu satu minggu persoalan itu diselesaikan," ujarnya dalam rilis pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Hal ini, menurut Prof Rachmat, menjadi bukti nyata perhatian besar pemerintah terhadap kesejahteraan petani sawit. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan Apkasindo diharapkan mampu menciptakan solusi strategis untuk berbagai tantangan di sektor kelapa sawit.

Rakernas Apkasindo ini menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi, merumuskan kebijakan, serta menyusun langkah-langkah konkret demi kemajuan industri kelapa sawit. Sebagai komoditas strategis, kelapa sawit berperan vital dalam mendukung ekspor dan pengembangan ekonomi berbasis agribisnis.

Dengan optimisme yang disampaikan oleh Prof Rachmat, Rakernas Apkasindo diharapkan dapat memperkuat sinergi antara petani, organisasi, dan pemerintah untuk mewujudkan keberlanjutan sektor kelapa sawit yang lebih baik di masa depan. (TESTI PRISCILLA/H)