PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyoroti potensi budidaya melon hidroponik sebagai komoditas unggulan yang dapat dikembangkan oleh kelompok tani di Palangka Raya.

Metode hidroponik, katanya menanam tanaman tanpa menggunakan tanah, menawarkan berbagai keuntungan, termasuk efisiensi penggunaan lahan dan air, serta kontrol nutrisi yang lebih baik.

"Melon hidroponik memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan di Palangka Raya yang dapat dikembangkan oleh kelompok tani. Metode budidaya ini menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari efisiensi lahan hingga kualitas hasil panen yang lebih baik," katanya, Sabtu, 22 Maret 2025.

Dengan dukungan pemerintah dan teknologi modern, diharapkannya budidaya melon hidroponik dapat menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan bagi petani lokal, dan memenuhi kebutuhan pasar akan buah berkualitas tinggi di Palangka Raya.

"Budidaya hidroponik tidak memerlukan lahan luas, cocok untuk daerah perkotaan atau lahan terbatas. Sistem ini juga menggunakan air lebih hemat dibandingkan pertanian konvensional," bebernya.

Ia menambahkan, dengan pengelolaan yang baik dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palangka Raya, budidaya melon hidroponik berpeluang meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat ketahanan pangan lokal. (MARINI/H)