PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran dengan prinsip minim sampah. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Kota Palangka Raya selama dan setelah periode mudik Lebaran.

"Dengan mengurangi sampah, diharapkan suasana mudik Lebaran menjadi lebih nyaman dan asri," katanya, Senin, 24 Maret 2025.

Dalam imbauannya, Wali Kota Fairid Naparin meminta masyarakat untuk membawa beberapa perlengkapan ramah lingkungan. Masyarakat diimbau untuk membawa tumbler atau botol minum guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Membawa tas belanja guna ulang juga dianjurkan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Selain itu, membawa wadah makan sendiri juga dapat membantu mengurangi sampah makanan.

Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyisakan makanan. Makanan yang tersisa seringkali berakhir sebagai sampah organik yang dapat mencemari lingkungan.

Dengan menghabiskan makanan yang dibeli atau dibawa, masyarakat dapat berkontribusi pada pengurangan sampah. Disiplin dalam hal ini sangat penting untuk mewujudkan mudik minim sampah.

Selain mengurangi sampah, Wali Kota juga menekankan pentingnya pemilahan sampah. Pemilahan sampah memudahkan proses pengolahan sampah dan mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan memilah sampah, masyarakat dapat membantu mempercepat proses daur ulang dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Pemerintah Kota Palangka Raya akan mendukung program mudik minim sampah ini dengan menyediakan tempat sampah yang memadai dan terklasifikasi di berbagai lokasi strategis.

Petugas kebersihan juga akan dikerahkan untuk membersihkan area publik secara intensif selama dan setelah periode mudik Lebaran. Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini.

Wali Kota Fairid Naparin berharap masyarakat Palangka Raya dapat mendukung program mudik minim sampah ini. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kota Palangka Raya dapat tetap bersih, indah, dan nyaman selama dan setelah periode mudik Lebaran.

"Mudik yang ramah lingkungan akan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/j)