BORNEONEWS, Sampit – Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebagai mitra Kementerian Perhubungan, dirinya akan mengawal usulan tersebut demi kepentingan Provinsi Kalimantan Tengah.
"Silakan usulkan kalau Bandara Haji Hasan (perlu) perpanjangan runaway usulkan. Kami selaku anggota komisi V yang membidangi dan sebagai mitra Kementerian Perhubungan kami akan kawal," kata Syauqie saat meninjau kesiapan angkutan Lebaran di Kotim, Senin, 24 Maret 2025.
Politisi Fraksi PAN tersebut mengaku akan terus mengawal sebab pengembangan Bandara H Asan Sampit untuk kemajuan Kalimantan Tengah.
"Kalau untuk kepentingan Provinsi Kalimantan Tengah kami akan bantu," tandasnya.
Adapun, pengembangan Bandara H Asan menjadi perhatian serius karena infrastruktur penerbangan yang memadai akan mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan sektor pariwisata dan investasi di Kotim.
Bandara H Asan Sampit saat ini memiliki runway sepanjang 2.060 meter. Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan dalam menampung pesawat berbadan besar seperti Airbus A320. Bahkan saat ini bandara tersebut maksimal hanya bisa didarati pesawat jenis Boeing yang jumlahnya terbatas.
Dalam pengembangannya, panjang runway direncanakan ditingkatkan menjadi 2.200 meter. Selain itu, apron juga akan ditingkatkan kapasitasnya untuk parkir pesawat dan meminumalisir insiden saat pesawat tiba di Bandara H Asan Sampit. (DEWI PATMALASARI/H)









