PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Komisi A DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), telah melakukan monitoring di Puskesmas Kumai dan menyoroti perlunya kelengkapan fasilitas serta tambahan tenaga medis dan administrasi.

Dalam kunjungan tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Kobar Isro Wahyudin. Ia menyampaikan, telah melihat bangunan baru berlantai dua di belakang gedung lama Puskesmas Kumai telah selesai dibangun.

Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya di bagian rawat inap.

"Kami melihat langsung bahwa bangunan tersebut benar-benar sudah siap. Sarana dan prasarananya sudah ada, begitu juga dengan tenaga kesehatan yang akan bertugas," kata Isro Wahyudin saat dikonfirmasi pada Senin, 24 Maret 2025.

Meski demikian, ia menekankan bahwa masih ada fasilitas yang perlu dilengkapi agar pelayanan kesehatan bisa optimal.

"Kami mendorong pemerintah daerah agar segera melengkapi fasilitas-fasilitas yang belum tersedia. Sangat disayangkan jika bangunan sudah selesai, tetapi fasilitasnya tidak lengkap," tegasnya.

Selain fasilitas, Isro juga menyoroti kurangnya tenaga medis dan administrasi di Puskesmas Kumai. Ia menemukan bahwa masih banyak tenaga kesehatan yang merangkap tugas sebagai petugas administrasi.

"Kiranya di Puskesmas Kumai perlu ada tambahan tenaga medis dan administrasi. Saya lihat banyak petugas medis yang juga harus mengurus administrasi, padahal mereka seharusnya fokus pada pelayanan kesehatan," ujarnya.

Menurutnya, tugas Komisi A DPRD Kobar adalah memastikan masyarakat di tingkat desa, kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten mendapatkan haknya dalam layanan kesehatan.

"Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa segera menyikapi hal ini dan melengkapi fasilitas kesehatan. Apalagi, Puskesmas di Kecamatan Kumai hanya satu, sehingga harus segera ditindaklanjuti," pungkasnya. (DANANG/H)