BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sudarsono, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) secara berkala.
Sudarsono menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM ASN tidak hanya sekedar mengikuti pelatihan atau pendidikan formal. Lebih dari itu, peningkatan kapasitas harus terintegrasi dan berkelanjutan, disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
"Pelatihan harus terukur dan terarah, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara nyata," ujarnya, Selasa, 25 Maret 2025.
Ia menyoroti pentingnya penyesuaian program peningkatan kapasitas SDM ASN dengan kebutuhan dan tantangan pembangunan di Kalteng. Program-program pelatihan harus relevan dan mampu meningkatkan kompetensi ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
"Jangan sampai pelatihan hanya menjadi seremonial belaka," tegas Sudarsono.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap program peningkatan kapasitas SDM ASN. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengukur efektivitas program dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
"Dengan evaluasi yang terukur, kita dapat memastikan bahwa program peningkatan kapasitas SDM ASN berjalan efektif dan efisien," imbuhnya.
Sudarsono berharap agar pemerintah daerah Kalteng dapat mengalokasikan anggaran yang cukup untuk mendukung program peningkatan kapasitas SDM ASN. Anggaran yang memadai akan memungkinkan penyelenggaraan pelatihan dan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Investasi pada SDM ASN adalah investasi untuk masa depan Kalteng," katanya.
Dengan peningkatan kapasitas SDM ASN secara berkala dan terukur, Sudarsono optimistis bahwa kualitas pelayanan publik di Kalteng akan semakin meningkat.
"Hal ini akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/j)









