PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, memberikan imbauan kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi cuaca ekstrem, khususnya banjir.

Hendrikus mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi jika terjadi banjir. Hal ini sangat penting untuk menyelamatkan diri dari bahaya banjir, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir.

"Prioritaskan keselamatan diri dan keluarga," tegasnya, Selasa, 25 Maret 2025.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area sungai atau saluran air di depan rumah. Arus bawah, saluran air, kubangan, dan tempat tergenang air lainnya sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Jangan biarkan anak-anak bermain di area yang berisiko," imbuhnya.

Selain itu, Hendrikus menyarankan masyarakat untuk mengamankan barang-barang berharga di tempat yang aman dari banjir. Hal ini untuk mencegah kerusakan dan kehilangan harta benda akibat banjir.

--page

"Pindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi dan aman," ujarnya.

Saat cuaca ekstrim, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa harus keluar rumah, hindari pohon besar, baliho, dan saluran air atau gorong-gorong yang berpotensi roboh atau terbawa arus air.

"Lebih baik di rumah saja jika tidak ada keperluan mendesak," pesannya.

Terakhir, Hendrikus mengingatkan masyarakat untuk mematikan semua jaringan listrik dan mencabut alat-alat elektronik untuk menghindari konsleting listrik. Jangan pernah mengendarai kendaraan di wilayah yang tergenang banjir.

"Patuhi imbauan evakuasi jika ada dan selalu utamakan keselamatan," tutupnya. (PATHUR/y)