PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS Palangka Raya - Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa pagi, 25 Maret 2025, dilanda hujan lebat disertai angin kencang yang diduga puting beliung sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan di beberapa lokasi, salah satunya Pasar Ramadan yang terletak di Jalan Ais Nasution. Hujan deras dan angin yang sangat kencang menerjang pasar tersebut, menyebabkan sejumlah lapak pedagang mengalami kerusakan.

Bambang, salah satu pedagang di Pasar Ramadan, mengaku mendapat informasi dari rekan-rekannya bahwa atap tenda lapak miliknya terangkat akibat terjangan angin puting beliung.

Ia mengaku khawatir dengan kondisi dagangannya dan berharap kerusakan tidak terlalu parah. Para pedagang lainnya juga mengalami nasib serupa, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Pantauan Borneonews di lokasi kejadian menunjukkan setidaknya sembilan lapak pedagang mengalami kerusakan atap tenda. Beberapa lapak lainnya terlihat berantakan, dengan peralatan dagang berserakan akibat terjangan angin yang kuat.

Suasana pasar tampak ramai dengan para pedagang yang berusaha membersihkan dan memperbaiki lapaknya masing-masing.

Ketua Pasar Ramadan, Irfan, memberikan keterangan bahwa total ada 24 lapak yang mengalami kerusakan cukup parah akibat peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar kerusakan terfokus pada atap tenda dan peralatan dagang para pedagang.

"Pengelola pasar saat ini tengah melakukan pendataan kerusakan dan berupaya membantu para pedagang yang terdampak," katanya, Selasa, 25 Maret 2025.

Kerjasama dan gotong royong terlihat di antara para pedagang Pasar Ramadan. Mereka bahu membahu membersihkan puing-puing dan memperbaiki lapak masing-masing agar dapat kembali berjualan.

"Semangat kebersamaan ini menjadi bukti resiliensi dan kekompakan para pedagang dalam menghadapi musibah," pungkasnya. (PATHUR/j)