PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengajian dan buka puasa bersama di halaman Sekretariat PCM Pahandut pada Minggu, 23 Maret 2025,  berlangsung meriah. Acara diawali dengan pembagian paket sembako kepada perwakilan anak-anak panti asuhan Muhammadiyah, guru SD Muhammadiyah Pahandut, dan masyarakat umum.

Wajah-wajah gembira dan penuh rasa syukur tampak jelas ketika paket-paket tersebut secara bergantian diserahkan oleh ketua dan pengurus PDM serta PCM.

Saat waktu berbuka mendekat, tausiah yang disampaikan oleh Ustaz H. Amanto Surya Langka, Lc., membawa suasana menjadi lebih khusyuk. Dalam tausiah tersebut, Ustaz mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan ibadah, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, pada sepuluh hari terakhir Ramadan 1446 H.

"Hal ini karena hari-hari terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang luar biasa dalam memperoleh rahmat dan ampunan Allah Swt," katanya dalam rilis pada Selasa, 25 Maret 2025.

Keinginan untuk meraih kesuksesan spiritual di akhir Ramadan tentu menjadi impian setiap muslim. Ustaz menekankan pentingnya memperbanyak taubat serta meningkatkan intensitas ibadah pada saat-saat terakhir Ramadan ini.

--page

"Dengan begitu, kesempatan untuk mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang lalu semakin besar. Semangat dalam menjalankan ibadah perlu terus dijaga hingga akhir Ramadan," katanya.

Lebih lanjut, Ustaz juga mengingatkan agar umat Islam tidak mengendurkan semangat dalam beribadah menjelang akhir Ramadan. Bahkan, semangat tersebut harus semakin ditingkatkan demi meraih malam penuh kemuliaan, yaitu malam Lailatulqadar. Kesuksesan amal di bulan Ramadan, lanjutnya, sangat bergantung pada usaha maksimal di penghujung bulan suci ini.

Mengikuti teladan Nabi Muhammad Saw., Ustaz mendorong umat untuk memperbanyak ibadah seperti itikaf, salat malam, berzikir, dan membaca Al-Qur'an. Rasulullah Saw. sendiri dikenal lebih serius dalam meningkatkan intensitas ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Hal ini menjadi inspirasi besar bagi kita untuk meniru dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

"Semoga melalui kegiatan pengajian seperti ini, umat Islam dapat termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah hingga akhir Ramadan. Dengan niat yang tulus dan usaha yang maksimal, semoga kita semua dapat meraih kebaikan, magfirah, dan berkah dari Allah Swt. Ramadan pun dapat menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/Y)