PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Angin kencang yang melanda Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengakibatkan kerusakan di sejumlah lokasi. Tidak hanya Pasar Ramadan di Jalan Ais Nasution yang terdampak, sejumlah bangunan lain juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin yang cukup kuat tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 25 Maret 2025, dan menyebabkan kerugian material bagi warga yang terdampak.

Salah satu lokasi yang terdampak adalah toko lima pintu di Jalan G. Obos. Atap toko tersebut dilaporkan terangkat akibat terjangan angin kencang. Kerusakan juga terjadi pada 24 lapak di Pasar Ramadan Jalan Ais Nasution, yang atapnya terangkat.

Di Kelurahan Pahandut, dampak angin kencang lebih signifikan. Lurah Pahandut, Reza, melaporkan adanya kerusakan rumah warga yang cukup parah. Berdasarkan data sementara, tercatat 23 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 9 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

"Selain rumah warga, angin kencang juga merusak satu masjid yang mengalami kerusakan bagian atap," kata Reza, Selasa, 25 Maret 2025.

Tidak hanya tempat ibadah, sejumlah sekolah di Kelurahan Pahandut juga terdampak. Tujuh sekolah mengalami kerusakan sedang, sementara satu sekolah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Kerusakan yang terjadi di sekolah-sekolah ini meliputi kerusakan atap, dinding, dan beberapa fasilitas sekolah lainnya. Proses pembelajaran di sekolah-sekolah yang terdampak kemungkinan akan terganggu sementara waktu.

Lurah Reza menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak angin kencang. Data kerusakan bangunan dan kerugian material terus dikumpulkan untuk selanjutnya dilaporkan kepada Camat Pahandut.

"Saat ini kita hanya bisa berkoordinasi dengan pimpinan untuk langkah selanjutnya," terangnya. (PATHUR/H)