BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang arus mudik Lebaran, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan sejumlah langkah pencegahan, khususnya untuk mencegah terjadinya kebakaran rumah selama ditinggal mudik.
Imbauan ini disampaikan mengingat tingginya potensi risiko kebakaran saat rumah kosong ditinggal mudik.
Wali Kota Fairid Naparin meminta masyarakat untuk memeriksa secara teliti kondisi rumah sebelum meninggalkan rumah untuk mudik. Perhatian khusus diberikan pada peralatan elektronik yang terhubung dengan listrik.
"Ia meminta agar seluruh alat elektronik yang tidak dibutuhkan di cabut dari stop kontak untuk mencegah terjadinya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran," Rabu, 26 Maret 2025.
Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya memastikan keamanan rumah selama ditinggal mudik. Ia menyarankan agar warga menitipkan rumah kepada kerabat atau tetangga terdekat yang terpercaya.
--page
Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian atau kerusakan rumah akibat kejadian tak terduga. Kerja sama dengan tetangga dan kerabat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama periode mudik.
Saling menjaga dan saling membantu merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Warga diimbau untuk saling mengingatkan dan berkoordinasi satu sama lain.
Pemerintah Kota Palangka Raya juga akan meningkatkan patroli keamanan di berbagai wilayah untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama periode mudik. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang merayakan Lebaran di kampung halaman.
Kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan lancar.
Wali Kota Fairid Naparin berharap dengan adanya imbauan ini, masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan aman. Ia juga berharap agar arus mudik dan balik Lebaran di Palangka Raya dapat berjalan lancar dan tanpa kejadian yang tidak diinginkan.
"Keselamatan dan keamanan warga menjadi prioritas utama pemerintah kota," pungkasnya. (PATHUR/y)









