SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melibatkan pemuda melalui Forum Anak Daerah dalam pembangunan daerah. Ini untuk mendorong pembangunan yang ramah anak. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kotim, Imam Subekti menekankan pentingnya peran anak muda dalam pembangunan daerah.

"Peran anak muda untuk pembangunan sangat penting, karena pembangunan berbasis keramahan gender dan anak-anak. Jadi keinginan mereka apa, itu harus kita tangkap.  Better up-nya dimunculkan, karena itu sinkron, jadi kami memfasilitasi itu," ujar Imam Subekti, Rabu, 26 Maret 2025.

Forum Anak Daerah Kotim terdiri dari remaja SMP dan SMA. Mereka nanti akan dilibatkan pada musrenbang desa, kecamatan maupun kabupaten. Pada musyawarah tersebut mereka juga dapat mengusulkan apa keinginan pemuda untuk pembangunan di Kotim. 

Tugas mereka tidak hanya menyampaikan aspirasi pemuda kepada pemerintah, tetapi juga mensosialisasikan keberadaan forum dan kegiatannya kepada teman-teman sebaya di sekolah.  Keberadaan Forum Anak Daerah ini juga menjadi poin penting dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA).

"Termasuk nanti pada saat penilaian KLA, mereka ada poinnya dan mereka nanti harus hadir.  Dalam artian, mereka ada di tempat tertentu, mereka nanti akan dikroscek, apa sih peran mereka di pemerintah daerah, begitu sebaliknya. Itu sebagai wujud Kotim layak untuk diberikan predikat Kabupaten Layak Anak," jelas Imam.

Proses pemilihan anggota Forum Anak Daerah dilakukan melalui seleksi.  Informasi pendaftaran disebar melalui berbagai media.  Setelah terpilih, mereka akan membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan dan kabupaten.  Imam Subekti menambahkan, pengukuhan anggota Forum Anak Daerah kemungkinan akan dilakukan pada Hari Anak Nasional.

"Kami melakukan seleksi. Untuk tahun ini, nanti mungkin ada waktu bertepatan pada Hari Anak Nasional nanti mungkin mereka ada semacam pengukuhannya, " pungkasnya. (DEVIANA/H)