PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pengamanan Hari Raya Idulfitri 1446 H dan arus mudik Lebaran tahun ini dilakukan melalui Operasi Ketupat Telabang 2025.

Operasi ini melibatkan kekuatan besar untuk memastikan keamanan dan kelancaran selama periode Lebaran.

Sebanyak 1.864 personel dikerahkan untuk mengamankan Lebaran di seluruh wilayah Provinsi Kalteng. Kekuatan tersebut terdiri dari 838 personel Polri dan 1.026 personel gabungan dari TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.

"Kerjasama antar instansi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban," katanya, Kamis, 27 Maret 2025.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, telah didirikan 48 pos pengamanan di seluruh wilayah Provinsi Kalteng. Rinciannya, terdapat 25 pos pengamanan, 14 pos pelayanan, dan 9 pos terpadu. Pos-pos tersebut akan beroperasi selama periode mudik Lebaran untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat.

Kapolda Kalteng berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman. Beliau juga menekankan pentingnya mewujudkan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) serta menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan keyakinannya bahwa dengan kerjasama dan integritas seluruh personel yang terlibat, Operasi Ketupat Telabang 2025 akan berjalan lancar. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kalteng dalam merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Kapolda Kalteng mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran.

"Dengan kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri 1446 H di Provinsi Kalteng dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna," pungkasnya. (PATHUR/j)