BORNEONEWS, Palangka Raya - Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya atau UMPR, Dr H Muhammad Yusuf menegaskan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah. Dalam kuliah umum dalam rangka Gerak Syariah - School of Syariah di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama PT Pegadaian (Persero) Cabang Palangka Raya, Dr Muhammad Yusuf menyampaikan pentingnya memahami perkembangan keuangan syariah, regulasi terbaru, dan inovasi di bidang ekonomi Islam.
Acara kuliah umum ini menjadi kesempatan strategis bagi peserta untuk mendalami peran signifikan ekonomi syariah dalam perekonomian modern. Dalam kesempatan tersebut, disoroti pula peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Pegadaian dalam mendukung sektor keuangan syariah. Kedua lembaga ini dinilai memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan ekosistem ekonomi berbasis syariah yang tangguh dan inovatif.
Selain membahas perkembangan ekonomi syariah, para peserta juga diajak untuk memahami aspek digitalisasi dan investasi syariah yang semakin relevan di era modern. Isu perlindungan konsumen dalam layanan keuangan syariah juga mendapat perhatian utama sebagai bagian dari upaya menciptakan sektor ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Rektor UMPR juga mendorong para mahasiswa untuk aktif berdiskusi selama acara. Ia berharap bahwa para peserta, khususnya mahasiswa, dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam membangun ekonomi syariah di masa mendatang.
"Diskusi ini penting untuk memperkaya wawasan dan mempersiapkan generasi penerus dalam memajukan ekonomi Islam," ujar Muhammad Yusuf dalam rilisnya pada Kamis, 27 Maret 2025.
--page
Dengan adanya kuliah umum ini, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah. Melalui kolaborasi dengan lembaga-lembaga strategis, UMPR berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdedikasi dalam bidang ekonomi syariah.
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antara akademisi, regulator, dan pelaku industri. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ekonomi syariah di Kalimantan Tengah diharapkan dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (TESTI PRISCILLA/y)









