PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, menegaskan bahwa adanya efisiensi anggaran difokuskan pada pengurangan belanja yang dianggap tidak terlalu mendesak, seperti perjalanan dinas dan biaya operasional yang masih bisa dioptimalkan. 

Langkah ini diambil katanya, agar anggaran yang tersedia dapat lebih diarahkan pada program-program prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi  masyarakat secara langsung.

Subandi menyampaikan bahwa efisiensi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan peraturan Kementerian Keuangan serta Kementerian Dalam Negeri, yang kemudian dituangkan dalam keputusan Wali Kota. 

"Adanya efisiensi tersebut tidak akan menghambat pembangunan di Palangka Raya, terutama di sektor infrastruktur yang menjadi program unggulan," katanya, Kamis, 27 Maret 2025.

Kebijakan ini juga sejalan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang menginstruksikan pemotongan anggaran perjalanan dinas sebesar 50 persen. 

Pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan mengawal program pemerintah kota guna memastikan anggaran digunakan secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat.

"Dengan pengoptimalan ini, anggaran dapat dialokasikan untuk mendukung program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik," pungkasnya. (MARINI/j)