TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, meninjau ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Kunjungan dilakukan di Pasar Tamiang Layang pada Kamis, 27 Maret 2025, untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan mencukupi.

Dalam peninjauan itu, Wabup didampingi istrinya, Rada Karuniani, serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten I dan III Sekda, staf ahli bupati, DisdagkopUKM, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Camat Dusun Timur dan Satintelkam Polres Barito Timur. Mereka berkeliling kios penjual sembako, lapak daging, ikan, serta sayur-mayur, sembari berdialog dengan para pedagang mengenai kondisi pasar.

"Selama pengecekan, kami tidak menemukan lonjakan harga yang signifikan. Memang ada beberapa bahan sayuran yang mengalami kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar menjelang hari raya," ungkap Adi usai kunjungan.

Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan momentum perayaan untuk menaikkan harga secara berlebihan.

"Silakan mengambil keuntungan yang wajar, namun jangan sampai menaikkan harga terlalu tinggi. Kita harus bersama-sama menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," pesannya.

Selain pasar, Adi juga meninjau salah satu pangkalan elpiji 3 kilogram di kilometer 4, Kelurahan Tamiang Layang, guna memastikan pasokan elpiji bersubsidi tetap tersedia selama hari raya.

Dari hasil pemantauan, ia menegaskan bahwa stok bahan pokok termasuk elpiji di Barito Timur dalam kondisi aman.

"Ketersediaan barang mencukupi, masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo. Pemantauan langsung di lapangan bertujuan memastikan pasokan bahan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat selama perayaan keagamaan. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)