BORNEONEWS, Pulang Pisau - Di hadapan sejumlah wartawan, Ketua Panitia Pulang Pisau Trail Adventure Part III, Hargatin mengaku panitia khilaf dengan tampilan sexy dancer di lapangan terbuka, saat hajatan olahraga itu berlangsung. Hargatin juga menyampaikan pemintaan maafnya kepada Majelis Ulama Indonesia, Pemerintah dan masyarakat Pulang Pisau.

"Atas nama Panitia kami minta maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman dengan kegiatan yang kami selenggarakan kemarin, bukan ada niat kesengajaan  dan memang kami panitia yang khilaf, tujuan kami hanya semata-mata hiburan, sampai tidak memperhitungkan respon masyarakat seperti itu," terang Hargatin, Selasa (4/10/2016) sore.

Hargatin mengatakan hal tersebut menjadi suatu pelajaran berharga bagi panitia dan pengalaman juga dalam menghadapi event berikut. Pihak panitia juga tidak menyangka jika akan mendapat kecaman dari masyarakat.

Menurutnya dalam kegiatan trail penampilan sexy dancer sudah merupakan salah satu hiburan bagi para Raider. "Seharusnya pada saat tampil mereka menari dan berpakaian improvisasi," katanya. Namun tanpa disangka kecamaan dan protes dilayangkan masyarakat karena para penari mempertontokan aurat dalam Pultrac tersebut. 

Kegiatan tersebut dikecam juga oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pulang Pisau melalui Ketua MUI H Suryadi. (JAMES DONNY/N).