BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kapuas menunjukkan semangat tinggi dalam menggiatkan kegiatan hortikultura dengan menanam sayuran kangkung.
Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan keterampilan bercocok tanam kepada para WBP.
Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengisi waktu luang WBP, tetapi juga meningkatkan keterampilan mereka di bidang pertanian.
"Kita ingin memberikan bekal yang bermanfaat bagi mereka ketika nanti kembali ke masyarakat. Salah satunya adalah keterampilan bercocok tanam seperti ini," ujarnya, Jumat, 28 Maret 2025.
Para WBP terlihat antusias saat melakukan proses penanaman, mulai dari pengolahan lahan, penyemaian bibit, hingga perawatan tanaman.
--page
Mereka dengan penuh semangat merawat tanaman kangkung tersebut agar tumbuh subur. Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran dengan tetap memperhatikan protokol keamanan di lingkungan Rutan.
Selain memberikan keterampilan, hasil panen dari tanaman kangkung ini juga digunakan untuk kebutuhan konsumsi di Rutan dan sebagian hasilnya akan dijual untuk mendukung program pembinaan lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan WBP mampu membangun mental yang positif serta memiliki keterampilan baru yang berguna di masa depan.
Program hortikultura ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen Rutan Kapuas dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, kreatif, dan bermanfaat bagi WBP.
Ke depan, pihak Rutan berencana untuk mengembangkan budidaya tanaman lainnya guna memberikan lebih banyak pilihan keterampilan bagi para WBP. (DODI/Y)









