BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Panitia Pembangunan Gereja Maranatha, Rawing Rambang, melaporkan perkembangan proyek pembangunan gereja kepada Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran pada Jumat, 28 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Rawing Rambang menyampaikan pentingnya pembangunan gereja ini bagi warga Jemaat Maranatha dan masyarakat Kalimantan Tengah secara keseluruhan.
Salah satu poin utama dalam pertemuan ini adalah rencana peletakan batu pertama pembangunan gereja oleh Bapak Gubernur. Agenda tersebut telah dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2025.
"Kami berharap kehadiran Bapak Gubernur dalam momen ini menjadi simbol kuat dukungan pemerintah terhadap proyek ini," kata Rawing Rambang.
Gubernur H Agustiar Sabran menyatakan komitmennya untuk mengawal proses pembangunan gereja hingga selesai. Menurutnya, proyek ini direncanakan rampung sebelum Juli 2026. Dukungan ini disambut hangat oleh seluruh panitia dan warga Jemaat Maranatha.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Bapak Gubernur," tambah Rawing Rambang.
Ia juga memuji kontribusi warga jemaat yang terus berupaya mendukung pembangunan ini sejak terbakarnya gereja.
--page
Pembangunan Gereja Maranatha menjadi simbol harapan baru bagi Jemaat Maranatha. Kehadiran Gubernur sebagai pengawal proyek ini menjadi kekuatan bagi seluruh tim panitia untuk terus maju. Panitia juga mengundang partisipasi masyarakat agar proyek ini dapat berjalan sesuai jadwal.
Rencananya, acara peletakan batu pertama ini akan dihadiri sejumlah tokoh agama, masyarakat, serta pejabat daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum persatuan dan semangat pembaruan untuk warga Jemaat Maranatha.(TESTI PRISCILLA/Y)









