BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I membidangi Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menyebutkan bahwa isu infrastruktur menjadi prioritas utama pada tahun 2025 di Kota Palangka Raya.
"Fokus utama pembangunan infrastruktur ini diarahkan pada wilayah yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur dasar akses jalan, kelistrikan, dan air bersih di kawasan padat penduduk bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah," katanya, Jumat, 28 Maret 2025.
Hadirnya isu infrastruktur, katanya, sebagai penunjang ekonomi, seperti pasar rakyat, kawasan UMKM, dan akses logistik, yang diharapkan mampu mempercepat pergerakan barang dan jasa, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
"Pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Palangka Raya diharapkan dapat mengurangi disparitas antara kawasan perkotaan dan pinggiran, memastikan akses layanan publik yang setara bagi seluruh warga," tuturnya.
Hap Baperdu menegaskan, komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan demi terwujudnya Palangka Raya sebagai "Kota Cantik" yang lebih maju dan sejahtera.
--page
"Pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada estetika kota, tetapi juga pada manfaat jangka panjang yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkasnya. (MARINI/Y)









