SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ikon Jelawat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih menjadi destinasi favorit untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit selama Ramadan 2025. Setiap sore menjelang berbuka puasa, tempat ini ramai dikunjungi warga yang ingin bersantai sambil menikmati suasana tepi Sungai Mentaya.

Taman dengan ikon patung ikan jelawat raksasa tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Berlokasi strategis di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ikon ini mudah diakses oleh masyarakat, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Banyak warga datang bersama keluarga untuk menikmati suasana santai di kawasan Ikon Jelawat. Anak-anak pun bisa bermain dengan adanya penyewaan mobil-mobilan, sekuter, dan arena mewarnai.

“Kami sengaja datang ke sini sore hari karena tempat paling dekat dan cocok untuk menunggu berbuka puasa. Anak-anak juga senang menunggu waktu berbuka sambil menyaksikan kelotok dan kapal berlalu lalang,” ujar Fahrizal, warga Sampit, Jumat, 28 Maret 2025.

Keindahan Sungai Mentaya yang dihiasi lalu lintas perahu, klotok, dan kapal besar memberikan pengalaman ngabuburit yang menarik di Ikon Jelawat.

Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang sengaja membawa anak-anak mereka untuk melihat kapal penumpang yang hendak bertolak ke Pulau Jawa.

Salah satu daya tarik utama Ikon Jelawat adalah aksesnya yang mudah dan tanpa biaya masuk. Pengunjung hanya perlu membayar parkir sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Tak hanya warga Kotim, wisatawan dari luar daerah pun kerap menjadikan Ikon Jelawat sebagai tujuan utama saat berkunjung ke Sampit. (DEWI PATMALASARI/R)