BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Para umat Hindu Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan upacara sembahyang Tawur Agung Kesanga di Pura Agung Dharma Shanti menjelang Hari Raya Nyepi, Jumat, 28 Maret 2025.
Kini umat Hindu melaksanakan sembahyang Tawur Agung Kesanga dengan khidmat setelah sebelumnya menggelar Upacara Melasti atau Mekiyis yang artinya upacara ritual pembersihan alam semesta di Sungai Humbang, Desa Sungai Humbang pada Kamis, 27 Maret 2025.
Ketua PHDI Kobar, I Wayan Warsa menjelaskan, bahwa Acara Tawur Agung Kesanga merupakan rangkaian upacara Umat Hindu yang dilakukan satu hari sebelum Hari Nyepi pada Sabtu, 29 Maret 2025.
"Hari ini kami melakukan persembahyangan bersama, acara hari ini disebut dengan Tawur Agung Kesanga sebagai upacara untuk mensucikan alam semesta, mengusir, membersihkan kita dari pengaruh negatif sebelum melaksanakan Hari Raya Nyepi besok," jelasnya.
Di tempat yang sama, Guru Agama Hindu di SDN 1 Pangkur Aruta, Maryono yang sekaligus umat Hindu yang ikut melaksanakan Tawur Agung Kesanga menyebutkan, bahwa upacara tersebut yang harus dilakukan untuk membersihkan diri agar hati dan pikiran sebelum merayakan di Hari Nyepi mendatang.
Tak hanya itu, umat Hindu dalam merayakan Hari Nyepi, mereka diwajibkan untuk melaksanakan puasa selama 24 jam serta menghindari empat larangan, seperti tidak menyalakan api, tidak berpergian, tidak bekerja, dan tidak bersenang-senang.
"Hal tersebut bertujuan supaya kita dapat fokus pada kegiatan spiritual kita, dan juga kita bisa mengendalikan diri, introspeksi diri agar kita bisa lebih baik lagi di kehidupan yang akan datang," tandasnya.(NURITA/R)









