BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, berharap Palangka Raya dapat menjadi model bagi program pertanian berkelanjutan.
Menurutnya, potensi lahan dan sumber daya di Palangka Raya harus dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan lembaga terkait untuk mengembangkan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
"Kami meminta pemerintah daerah dapat mengembangkan praktik pertanian yang ramah lingkungan, dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan petani dan lembaga terkait," katanya, Sabtu, 29 Maret 2025.
Anggota Komisi II tersebut, mengatakan pengembangan pertanian berkelanjutan adalah upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, keseimbangan ekosistem, dan kesejahteraan petani di masa kini dan masa depan.
Konsep ini bertujuan memastikan bahwa sumber daya alam, seperti tanah, air, dan keanekaragaman hayati, tetap terjaga sambil memenuhi kebutuhan pangan dan ekonomi masyarakat.
Dengan prinsip utama pertanian berkelanjutan, melindungi lingkungan dan keanekaragaman hayati melalui praktik ramah lingkungan seperti rotasi tanaman, pengurangan penggunaan pestisida kimia, dan konservasi tanah dan air.
"Adanya kebijakan pemerintah daerah yang konkrit dan dukungan teknologi ramah lingkungan sangat penting dalam mempercepat pengembangan pertanian berkelanjutan di Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/j)









