BORNEONEWS, Sampit – Dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Bupati Halikinnor menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim untuk menyusun formulasi pendidikan gratis selama 9 tahun bagi siswa SD dan SMP.
"Saya perintahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan agar menyusun formulasi pendidikan gratis sampai dengan 9 tahun, yaitu SD dan SMP, sesuai kewenangan kabupaten/kota. Ini penting untuk meningkatkan IPM serta memastikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh anak di Kotim," kata Halikinnor, Kamis, 3 April 2025.
Langkah tersebut sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI, yang bertujuan untuk meningkatkan Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Indonesia.
Lanjutnya, melalui pendidikan gratis diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak di Kotim untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai kebijakan strategis, termasuk program beasiswa dan peningkatan sarana serta prasarana sekolah.
Dengan adanya formulasi pendidikan gratis, Kotim diharapkan semakin maju dalam sektor pendidikan dan mampu mencetak generasi muda yang lebih berkualitas serta siap bersaing di masa depan. (DEWI PATMALASARI/J)









