BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap kenaikan harga bawang akibat faktor cuaca hujan.
"Curah hujan yang tinggi bisa menyebabkan lahan pertanian tergenang, memperburuk kualitas bawang, dan menurunkan hasil panen," katanya, Kamis, 3 April 2025.
Selain itu, ujarnya kelembaban tinggi akibat hujan berpotensi meningkatkan serangan hama dan penyakit tanaman, sehingga mengurangi produksi.
"Ketika pasokan berkurang akibat cuaca buruk, tetapi permintaan tetap tinggi, harga bawang cenderung naik di pasar lokal. Hal ini yang harus kita waspadai dan melakukan pencegahan," bebernya.
Lanjut Tantawi, untuk mengatasi dampak hujan terhadap harga bawang di Kota Palangka Raya, ada solusi yang bisa diterapkan seperti pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan distributor dan pedagang untuk memastikan stok bawang mencukupi di pasar.
Ia juga menganjurkan, sinas terkait perlu melakukan pemantauan harga, agar tidak ada spekulasi dari pedagang yang menaikkan harga secara berlebihan. Dan memberikan bantuan berupa benih unggul, teknologi pertanian tahan cuaca, dan sistem irigasi yang lebih baik. (MARINI/J)









