BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh menyebut pengembangan lebah madu kelulut di Palangka Raya bisa menjadi sektor ekonomi baru yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Lebah kelulut tidak menyengat, sehingga lebih aman untuk dibudidayakan di sekitar permukiman. Bisa dipelihara dengan memanfaatkan lahan kecil, bahkan di pekarangan rumah atau hutan kota," katanya, Kamis, 3 April 2025.
Budidaya lebah kelulut ungkapnya, bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani dan masyarakat setempat. Selain itu madu ini, juga memiliki nilai jual yang tinggi.
Sri Ani mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, bisa bekerja sama dengan akademisi dan praktisi untuk memberikan pelatihan budidaya lebah kelulut kepada masyarakat.
"Serta bisa memberikan bantuan permodalan serta fasilitasi pemasaran madu kelulut agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas," dorongnya.
Mengembangkan madu kelulut memberikan dapat terhadap ekowisata untuk menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah.
"Di Palangka Raya sendiri usaha madu kelulut terdapat banyak di Tangkiling, sektor ini harus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi ekonomi dan wisata bagi daerah," pungkasnya. (MARINI/J)









