PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak masyarakat untuk menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam melakukan transaksi selama arus balik mudik Lebaran. 

"Penggunaan QRIS diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses transaksi, terutama di tempat keramaian, serta mengurangi ketergantungan pada uang tunai dan mencegah adanya peredaran uang palsu," kata Kepala BI Perwakilan Kalteng, Yuliansah Andrias, Kamis, 3 April 2025.

Dengan menggunakan QRIS, transaksi menjadi lebih aman dan terhindar dari potensi risiko penularan penyakit, karena tidak melibatkan uang fisik. 

"BI Kalteng juga mendorong, pelaku usaha untuk mendukung implementasi QRIS guna memudahkan para pemudik dalam bertransaksi selama perjalanan arus balik," bebernya.

QRIS memungkinkan transaksi yang cepat dan mudah hanya dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran digital. Hal ini sangat praktis bagi pemudik yang tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, serta mencegah adanya tindakan kriminalitas.

"Penggunaan QRIS mengurangi risiko membawa uang tunai yang dapat hilang atau dicuri selama perjalanan. Pembayaran digital lebih aman karena transaksi tercatat secara otomatis," jelasnya.

Pemudik tidak perlu lagi mencari uang kembalian atau menunggu lama saat melakukan transaksi. QRIS memungkinkan pembayaran dilakukan dengan cepat, sehingga menghemat waktu terutama di tempat-tempat ramai seperti stasiun, terminal, atau rest area.

"Dengan penggunaan QRIS, masyarakat turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan ekonomi digital dan sistem pembayaran yang lebih efisien," pungkasnya. (MARINI/R)