PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengajak seluruh elemen, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk bersama-sama melindungi habitat ikan sungai lokal yang saat ini mulai terancam akibat berbagai aktivitas manusia.

Menurutnya, keberadaan ikan-ikan lokal seperti baung, lais, patin, hingga toman tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga ekonomi dan budaya yang penting bagi masyarakat Palangka Raya.

“Jika habitatnya rusak, populasi ikan lokal akan terus menurun. Ini akan berdampak pada keberlanjutan mata pencaharian nelayan serta ketersediaan pangan lokal,” ujar Ridha, Jumat, 4 April 2025.

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas air sungai, mencegah pencemaran, serta mengatur aktivitas penangkapan ikan agar tidak merusak lingkungan, seperti penggunaan alat tangkap berbahaya atau ilegal.

Ridha juga mendorong agar Pemko Palangka Raya memperkuat pengawasan dan memberikan edukasi kepp; l ax2qwxzada masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian ekosistem sungai.

“Langkah perlindungan ini harus menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan sumber daya perairan kita,” pungkasnya. (MARINI/H)