SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nasib naas menimpa Seorang warga bernama Sani (35) asal Desa Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), karena dikabarkan hilang diterkam buaya di Sungai Mentaya, Jumat, 4 April 2025.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ini warga sekitar masih berusaha mencari keberadaan korban yang diduga dibawa oleh buaya.

"Benar, saat ini korban masih dalam pencarian di sekitar sungai mentaya," kata Anshari warga sekitar, Jumat, 4 April 2015.

Petugas gabungan dari kepolisian, Tim SAR dan BKSDA Pos Sampit juga telah berada di lokasi untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.

"Sudah ada petuga yang juga turut membantu, kita berharap korban segera di temukan," ungkapnya.

Diketahui, korban diterkam buaya diduga saat hendak mandi di sungai tersebut. Namun, naas tiba-tiba korban diterkam oleh buaya yang hingga saat ini belum ditemukan. (BUDDI RAHMAT H/H)