BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan adanya perkelahian antar pengunjung tempat wisata di Pantai Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 3 April 2025, menuai berbagai tanggapan dari banyak pihak.
Pasalnya kejadian perkelahian tersebut hampir selalu terjadi saat lokasi wisata ini dipadati warga saat libur hari besar.
Terkait hal ini, Kapolsek Kumai Iptu Stefanus Rantealo melalui Kasi Humas Polres Kobar Iptu Paindoan Siregar, Jumat, 4 April 2025 mengatakan pasca mendapatkan informasi adanya perkelahian ini, anggota Polsek Kumai masih melakukan penyelidikan dan melakukan upaya mitigasi agar peristiwa serupa tidan terulang lagi.
"Berdasarkan informasi yang dikumpulkan anggota di lapangan, perkelahian ini terjadi antara anak muda yang berasal dari Kabupaten Lamandau dan Desa Kubu. Penyebab perkelahian masih belum diketahui. Saat ini anggota Polsek Kumai masih menyelidiki informasi yang diterima ini," jelas Kasi Humas.
Kasi Humas mengatakan, sebenarnya dilokasi wisata pesisir Kumai ini, Polsek Kumai sejak hari pertama lebaran hingga saat ini sudah menurunkan anggota untuk berpatroli di daerah wisata pesisir.
"Walaupun sempat ada informasi tentang perkelahian ini, namun kami pastikan situasi di wilayah kawasan wisata masih dalam kondisi kondusif," jelas Kasi Humas.
Untuk itulah, lanjut Kasi Humas, mencegah berulangnya peristiwa serupa, anggota kepolisian akan lebih menggiatkan patroli keliling dari hari sebelumnya dalam beberapa hari di masa libur lebaran ini.
"Walaupun ada keterbatasan personil tidak menjadi hambatan untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyrakat. Ini upaya kami untuk semaksimal mungkin memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat yang brwisata ke pesisir," jelas Kasi Humas. (WAHYU KRIDA/j)



