BORNEONEWS, Sampit – Terminal Patih Rumbih Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mencatat lonjakan jumlah penumpang selama arus mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah. Selama periode 21–30 Maret 2025 atau H-10 Lebaran, sebanyak 10.363 penumpang dilayani melalui terminal tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Terminal Patih Rumbih Sampit Romie Adriadi menyebutkan jumlah tersebut terdiri dari 1.438 penumpang naik, 1.331 penumpang turun, dan 7.594 penumpang transit.
"Data ini berdasarkan aktivitas 40 armada bus dengan total pergerakan 302 kali keberangkatan dan kedatangan selama periode mudik. Dibandingkan tahun lalu, ada peningkatan signifikan jumlah penumpang," kata Romie, Sabtu, 5 April 2025.
Pada periode yang sama tahun 2024, jumlah penumpang tercatat 8.870 orang, dengan rincian 1.353 naik, 1.220 turun, dan 6.297 transit.
Romie menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang terjadi karena beberapa faktor, salah satunya program mudik gratis dari pemerintah.
Tahun ini, kuota mudik gratis yang berangkat dari Palangka Raya dan turun di Sampit meningkat dari dua menjadi empat bus. Sementara rute Palangka Raya–Pangkalan Bun bertambah dari lima menjadi tujuh bus.
Selain itu, libur Lebaran 2025 bertepatan dengan libur sekolah, sehingga banyak pelajar dan mahasiswa memanfaatkan momen tersebut untuk pulang kampung.
Meskipun terjadi kenaikan harga tiket sejak H-7, menurut Romie, kenaikannya masih tergolong ringan, hanya sekitar Rp10.000–Rp15.000.
Terminal Patih Rumbih dikenal sebagai terminal transit utama untuk rute Palangka Raya – Sampit – Pangkalan Bun dan sebaliknya, termasuk jalur menuju Banjarmasin. Tak heran jika jumlah penumpang transit jauh lebih tinggi dibandingkan penumpang naik atau turun.
Setelah arus mudik selesai, pihak Terminal Patih Rumbih bersama Satgas Posko Angkutan Lebaran 2025 bersiap menghadapi arus balik yang sudah dimulai sejak 1 April 2025.
"Arus balik biasanya lebih landai karena masyarakat tidak terburu-buru kembali. Meski begitu, kami tetap siaga agar pelayanan tetap lancar dan aman," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









